Kisah Kemunculan Ya’juj dan Ma’juj - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Kisah Kemunculan Ya’juj dan Ma’juj

Sebagai umat muslim kita pasti mempercayai tentang tanda-tanda akhir zaman. Apa yang akan terjadi sebelum dunia ini benar-benar mengalami kiamat besar. Dari beberapa kejadian seperti kemunculan dajjal. Kemunculan Ya’juj dan Ma’jud merupakan satu tanda dunia ini akan berakhir.

Di dalam Al Qur’an Allah SWT berfirman yang artinya, "Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata: "Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?" Dzulkarnain berkata: "Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka, berilah aku potongan-potongan besi". Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: "Tiuplah (api itu)". Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi panas itu". Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya. Dzulkarnain berkata: "Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar". Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup lagi sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya.” (Quran 18: 92-99)

Dari arti Al Qur’an diatas, Allah SWT telah menjelaskan bahwasanya kaum Ya’juj dan Ma’juj ini sudah ada pada masa Dzulkarnain.



Kemunculan Ya’juj dan Ma’juj merupakan salah satu tanda kiamat besar, Allah berfirman, "Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya'juj dan Ma'juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata): "Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim." (Quran 21: 96-97)

Tentang Ya’juj dan Ma’juj Rasulullah menjelaskan tentang kekejaman kaum ini, Sabda Rasulullah SAW,  "Ya’juj dan Ma’juj akan berjalan sampai mereka mencapai gunung al-Khamar dan itulah gunung Bait-ul-Maqdis. Mereka akan berkata," Kita telah membunuh orang-orang yang ada di bumi. Mari kita bunuh orang-orang yang ada di langit', kemudian mereka akan mengarahkan anak panah mereka ke langit dan panah-panah itu akan kembali kepada mereka dengan berlumuran darah."

Diriwayatkan dalam musnad Imam Ahmad, "Setiap hari, Ya’juj dan Ma’juj mencoba untuk menggali jalan keluar dari tembok penghalangnya. Ketika mereka mulai melihat sinar matahari melalui galian itu, seseorang yang menjadi pemimpin dari mereka berkata, 'Kembalilah; kalian bisa melanjutkan penggaliannya besok.' Dan ketika mereka kembali, tembok penghalangnya menjadi lebih kuat daripada sebelumnya. Hal ini terus berlanjut sampai waktunya datang dimana Allah berkehendak untuk membiarkan mereka keluar. Mereka akan menggali sampai mereka mulai melihat sinar matahari, kemudian pemimpin mereka akan berkata, "Kembalilah; kalian bisa melanjutkan menggali besok, insya Allah. "Kali ini ia akan mengucapkan, 'Insya Allah,' yang berarti menyerahkan perkara ini kepada kehendak Allah. Mereka akan kembali pada hari berikutnya, dan menemukan lubang itu masih sama seperti yang mereka tinggalkan terakhir kali. Mereka akan terus menggali dan keluar darinya. Mereka akan meminum semua air (yang mereka temui), dan orang-orang akan mencari tempat perlindungan dalam benteng-benteng mereka. Ya’juj dan Ma’juj akan menembakkan panah-panah mereka ke langit, dan panah-panah itu akan jatuh kembali ke bumi dengan berlumuran darah. Ya’juj dan Ma’juj akan berkata, ‘Kita telah mengalahkan orang-orang di bumi, dan mengalahkan orang-orang di langit.' Kemudian Allah akan mengirimkan semacam cacing (wabah penyakit) yang menggerogoti leher-leher mereka, dan mereka akan terbunuh karenanya. Demi Dia (Tuhan) yang jiwa Muhammad berada dalam genggaman-Nya, binatang-binatang di bumi akan menjadi gemuk (setelahnya)." (As-Suyuti)

Kaum ini sungguh kejam perbuatannya dan banyak membuat kejahatan. Rasulullah bersabda, "Tidak ada tuhan selain Allah! Celakalah penduduk Arab karena musibah yang telah terjadi, yaitu dinding Ya’juj dan Ma’juj telah terbuka sebesar ini."

Sahabat renungan islam, kemunculan (kedatangan) kaum Ya’juj dan Ma’juj merupakan peringatan dari Allah SWT akan datangnya kiamat besar. Telah disebutkan di atas baik Firman Allah dalam AL Qur’an dan dalam Hadits Nabi Muhammad SAW, bahwa kaum Ya’juj dan Ma’juj akan membuat kejahatan di muka bumi ini. Sebagai muslim yang taat dan beriman senantiasa selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT.