Inilah 10 Tips Selalu Romantis Dengan Pasangan - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Inilah 10 Tips Selalu Romantis Dengan Pasangan

Siapa sih yang tidak ingin romantis, apalagi romantis bersama pasangan sendiri yang sudah halal. Sebelum melanjutkan lebih jauh, penulis menekankan sikap-sikap romantis antara suami dan istri yang mengharapkan ridha dari Allah SWT. Dengan hidup selalu romantis, akan lebih mudah tercapainya sebuah keluarga yang nyaman, bahagia dan tentunya sakinah mawaddah warrahmah.


1. Memberikan hadiah untuk pasangan
Rasulullah SAW bersabda yang artinya : Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling cinta mencintai". Sudah seharusnya antara suami dan istri saling memberikan hadiah. Memberikan hadiah tidak mesti selalu dalam artian kemewahan. Hadiah sebagai salah satu bentuk dan sikap romantisme pada pasangan baik ke suami ataupun istri. Sebagai suami istri, Anda harus mengetahui hal-hal yang membuat pasangan Anda senang. Tentunya akan mudah saat memberikan hadiah. Misalnya membelikan sesuatu saat pulang bekerja, dan lain-lainnya. Terpenting hadiah yang diberikan penuh dengan rasa keikhlasan hati.

2. Mengahabiskan bercengkrama antara suami istri.

Allah SWT berfirman yang artinya : "Pergaulilah mereka dengan baik" (An Nisa`: 19). Dari Abdullah bin ‘Amr bin Ash, yaitu disaat sahabat ini sangat sibuk dan tekun shalat malam dan juga rajin berpuasa di siang hari. Sahabat ini lupa dan lalai terhadap isterinya, berkata Rasulullah SAW dalam sabda yang artinya : "Puasalah dan berbukalah. Tidur dan bangunlah. Puasalah sebulan selama tiga hari, karena sesungguhnya kebaikan itu memiliki sepuluh kali lipat. Sesungguhnya engkau memiliki kewajiban atas dirimu. Dirimu sendiri memiliki hak, dan engkau juga mempunyai kewajiban terhadap isterimu, juga kepada tamumu. Maka, berikanlah haknya setiap orang yang memiliki hak" (Muttafaqun ‘alaihi).

Untuk menjalin hubungan yang romantis antara suami istri harus menyempatkan diri untuk bercengkrama, bersenda gurau dalam batas syariat Islam. Namun, jika salah satu pasangan disibukkan dengan suatu hal, maka bantulah untuk saling melengkapi. Jangan sampai kesibukan menghapus kebersamaan antara suami dan istri.

3. Wajah yang selalu senang dan ceria
Rasulullah SAW bersabda yang artinya "Sedikit pun janganlah engkau menganggap remeh perbuatan baik, meskipun ketika berjumpa dengan saudaramu engkau menampakkan wajah ceria" (HR Muslim).

Untuk mencapai keharmonisan dalam berumah tangga, salah satu yang harus ditampakkan adalah wajah yang ceria dan berseri-seri jika bertemu atau bertatap dengan pasangan baik pada suami atau istri. Pastinya seorang suami atau istri akan selalu merasakan kebahagiaan jika pasangannya senang. Rasulullah juga menunjukkan contoh seperti itu dari hadits diatas.

4. Saling menghormati antara suami dan istri.
Pada saat suami berangkat kerja, kewajiban seorang istri ialah mendoakannya. Selain itu mencium tangannya dengan penuh kemesraan dan kebahagiaan sebagai tanda penghormatan. Demikian juga suami, harus menghormati istri dan menghargainya, meski kewajiban istri untuk selalu mentaati suami. Semua itu dilakukan dengan mengharap ridha Allah SWT.

Hal ini juga pernah ditunjukkan oleh Rasulullah pada saat pergi melaksanakan Shalat berjamaah, Beliau mencium istrinya sebagai tanda sayang dan mempererat hubungan suami istri agar lebih harmonis.

Sebagai manusia, kita juga harus menjaga batasan jangan sampai terlalu romantis didepan orang lain juga termasuk di depan anak-anak sendiri.
 
5. Selalu memberikan pujian terhadap pasangan

Sebuah pujian antara suami istri tentu dibolehkan dalam agama Islam. Tapi, jangan terlalu berlebihan dalam memberikan pujian. Memberikan pujian baik untuk suami atau istri diungkapkan dengan rasa ikhlas. Bagi yang menerima pujian jangan sampai terlalu merasa senang dan menimbulkan sikap lupa diri.

Abu Bakar ra pernah mendapat pujian, dan beliau berdo’a kepada Allah: “Ya, Allah. Janganlah Engkau hukum aku dengan apa yang mereka ucapkan. Jangan jadikan dosa bagiku dengan pujian mereka, jangan timbulkan sifat sombong. Jadikanlah aku lebih baik dari apa yang mereka sangka, dan ampunilah aku atas perbuatan-perbuatan dosa yang mereka tidak ketahui”.

6. Saling melengkapi dengan sama-sama melakukan pekerjaan ringan

Ini lebih di tekankan pada seorang suami. Sebagian para suami masih menganggap tugas istri dapat meruntuhkan derajatnya. Padahal, pekerjaan rumah yang dikerjakan istri bisa dibantu oleh suami, terlebih pekerjaan tersebut tidak terlalu menguras tenaga dan suami sedang memiliki waktu luang.

Saling melengkapi dengan bekerja sama juga dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Rasul bahkan melakukan tugas-tugas di rumah yang biasa dilakukan kaum perempuan, seperti menjahit pakaiannya sendiri, memperbaiki sandalnya dan tugas ringa lainnya. (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya dan terdapat dalam Jami’ush Shaghir)

7. Mengeluarkan kata-kata yang menyenangkan.

Setiap orang pasti ingin memiliki pasangan yang sempurna. Meskipun pada hakikatnya kita semua tidak ada yang sempurna. Namun, dalam hal perkataan sebaiknya untuk selalu hindari menggunakan  kata-kata yang tidak baik. Karena kata-kata yang tidak baik bisa menyakitkan.

Seperti contoh : Suami : Duhai dinda sungguh indahnya pemandangan danau tersebut. Istri : Ia suamiku, aku bisa melihatnya pemandangan tersebut ciptaan Allah Yang Maha Kuasa.

Bagaimana kalau seperti ini : Suami : Istriku, berhiaslah sedikit didepanku agar kamu terlihat cantik. Istri : Mmmm, apa memang perlu mas !

Begitu juga sebaliknya sikap suami yang harus mengeluarkan kalimat baik terhadap istrinya. Paling penting antara suami istri jangan sampai mencaci maki. Ini tidak baik dan dibenci oleh Allah SWT.

8. Menyempatkan waktu untuk berliburan berdua dengan pasangan (tanpa anak)
Biasanya hal ini dilakukan pada awal-awal pernikahan. Banyak pasangan baru menikah menyiapkan liburan mereka. Meskipun sudah memiliki anak, juga sempatkan untuk berliburan bersama, mengingat masa-masa romantis dahulu saat awal menikah. Hal ini tentu akan menumbuhkan rasa cinta yang mendalam antara suami dan istri.
Untuk permasalahan anak, boleh dititipkan pada keluarga terdekat atau kepada kakek neneknya, ataupun juga cari baby sitter yang benar-benar terpercaya. Ingat, jangan terlalu lama berpergian dan meninggalkan anak dalam jangka waktu yang lama.


9. Saling menghargai sesama suami isti dan berempati
Sebagai manusia tentunya kita semua bisa menghargai antara semama manusia dan juga memiliki rasa empati. Hal ini juga harus ditunjukkan oleh suami dan istri untuk menumbuhkan agar selalu romantis dengan pasangan.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya : "Perumpamaan kaum mukminin antara satu dengan yang lainnya itu seperti satu tubuh. Apabila ada satu anggota tubuh yang sakit, maka anggota tubuh yang lain pun ikut merasakannya sebagai orang yang tidak dapat tidur dan orang yang terkena penyakit demam".

10.Saling terbuka dan jujur antara suami istri.
Salah satu faktor paling penting untuk mencapai keluarga yang harmonis dan romantis ialah saling keterbukaan dan jujur antara suami dan istri. Jangan sampai ada sesuatu hal yang di tutup-tutupi. Setiap orang pasti mempunyai masalah atau problem yang menghampiri, alangkah baiknya segera ceritakan atau ungkapkan pada pasangan masing-masing, bukan malah pada orang lain. Jika bercerita pada orang lain bukan hal baik yang didapatkan, melainkan sebaliknya. Berceritalah apa yang sedang terjadi, atau apa yang ingin disampaikan pada suami atau istri.

Sahabat renunganislam, itulah sedikit banyak tips agar selalu romantis dengan pasangan. Alangkah bahagianya jika semua suami istri seperti dijelaskan pada ulasan diatas. Dengan ridha Allah SWT, Insya Allah akan selalu menjadi pasangan yang romantis di dunia dan di akhirat nanti, amin. Semoga bermanfaat.