Hikmah Menyayangi Binatang,Sebagai Syafaat di Hari Akhirat Nanti - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Hikmah Menyayangi Binatang,Sebagai Syafaat di Hari Akhirat Nanti

Binatang juga termasuk ciptaan Allah yang harus kita hargai dan sayangi


Hal ini juga telah dicontohkan oleh Rasul agar kita saling menyayangi dan menjaga sesama ciptaan Allah SWT di dunia ini. Allah tidak hanya menciptakan manusia di bumi ini. Dia juga menciptakan makhluk hidup lain, yakni binatang dan tumbuh-tumbuhan. Cara menyayangi binatang perlu kita ketahui agar tidak salah memperlakukan binatang yang juga makhluk hidup ciptaan Allah. 


Terdapat banyak riwayat dari hadits yang menjelaskan bahwa betapa pentingnya pengaruh binatang untuk menentukan ke manakah tempat kembali untuk kita, surga atau neraka. Salah satu yang menjelaskan bahwa seorang wanita masuk surga karena binatang adalah seekor anjing yang diberi minum oleh wanita pezina sehingga membuatnya masuk ke dalam surga. Pada saat itu, anjing sedang dalam keadaan haus, sedangkan wanita itu sedang bertaubat sebelum meninggal dunia.


Kisah lain menceritakan bahwa seorang wanita masuk neraka karena ia tidak memberi makan ataupun minum seekor kucing. Jadi, terdapat beberapa adab yang bisa kita lakukan terhadap binatang, yaitu:


1. Menyayangi binatang
Sebuah hadits menjelaskan bahwa terdapat seekor semut telah menggigit seorang nabi. Kemudian, sang nabi membakar sarang dari semut itu. Allah pun menurunkan wahyu yang menyatakan bahwa hanya karena telah digigit seekor semut, ia lantas membakar semua makhluk yang bertasbih kepada-Nya. Sama seperti manusia, binatang juga ciptaan.

Allah yang berdzikir kepada-Nya. Bahkan mereka berdzikir melebihi manusia yang terkadang lalai terhadap kewajiban mereka sebagai seorang hamba.

Allah telah melarang kita untuk membakar semut karena sebenarnya api diciptakan oleh Allah maka yang berhak menghukum dengan api adalah Allah semata. Begitu juga dengan binatang lainnya yang harus diperhatikan. Sebagaimana seperti makhluk hidup lainnya, mereka juga membutuhkan makan dan minum setiap harinya. Apabila terdapat binatang yang ada di rumah kita, seharusnya kita memberinya makan dan minum. Jika kita memiliki ketakutan terhadap binatang khusus, maka cukup memberikan kebutuhannya saja dan jangan mengganggunya. Hal ini dapat membantu kita dalam masuk sorga karena menyayangi binatang dengan kasih sayang yang ikhlas.

2. Tidak menyakiti binatang

Banyak dari anak kecil yang menyukai binatang, khususnya kucing. Namun, tak jarang dari mereka yang melakukan hal-hal menyakitkan, seperti menggunakan ketapel untuk menangkapnya. Meskipun terkadang mereka tida sengaja atau tidak tahu bahwa apa yang ia lakukan telah menyakiti binatang tersebut. Sebagai orang tua, kita harus memberikan pengertian kepada sang anak agar mereka mengerti bagaimana cara menyayangi binatang. Selain itu, mengadu binatang juga merupakan cara menyakitinya. Allah telah melarang kita menyakiti ciptaan-Nya Namun, beberapa orang memiliki ketakutan atau fobia pada binatang tertentu. Hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk kita menyakiti binatang. Setidaknya kita tidak menyakiti binatang tersebut.



Sebagai seorang muslim, kita harus tahu apa saja perintah Allah dan larangan-Nya. Berbuat baik tidak hanya untuk sesama manusia tetapi sesama makhluk hidup. Binatang juga mahkluk hidup yang harus kita jaga dan sayangi. Rasulullah pun telah memberikan contoh betapa sayangnya beliau terhadap kucing yang beliau miliki. Beliau memberinya makan dan minum serta memperlakukannya sangat baik. Hal inilah yang harus kita contoh dalam memperlakukan binatang dengan baik dan sesuai contoh Rasul. (sumber : kumpulanmisteri.com)