Naudzubillah. Perempuan Ini Menginjak Kitab Suci Al Qur’an. Apa yang Terjadi Padanya? - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Naudzubillah. Perempuan Ini Menginjak Kitab Suci Al Qur’an. Apa yang Terjadi Padanya?

Naudzubillah minzalik. Kini beberapa manusia sangat berani menghina agama Islam. Beberapa waktu lalu kasus penghinaan Nabi Muhammad SAW yang dijadikan karikatur sangat menghebohkan dunia dan melukai umat hati Muslim. Di Indonesia juga ditemui beberapa kasus penghinaan terhadap umat Islam baik penghinaan kepada Rasulullah SAW maupun terhadap ayat suci Al Qur’an.

Beberapa hari yang lalu netizen Indonesia dihebohkan kembali dengan penghinaan Kitab Suci Al Qur’an, tentu tindakan ini melukai hati umat Muslim di Indonesia. 



Kejadian ini terjadi di Karimun, dimana akun facebook (lihat gambar) dengan white dove menggunggah foto dirinya sedang menginjak AL Qur’an. Naudzubillah, sungguh azab Allah akan menghampirinya bagi yang menghina Kitab-Nya.

Akun facebook white dove ini aslinya dimiliki oleh pengguna bernama Dewi. Kelakuan perempuan ini sangat tidak bisa diterima umat Muslim khususnya bagi warga yang tinggal di Karimun. Setelah kejadian tersebut Dewi langsung mendadak terkenal dan dicari semua warga Karimun.

Warga Karimun tidak berdiam diri, mereka mendesak MUI setempat untuk memproses Dewi. Jika dewi tidak memohon maaf, mereka akan melaporkan ke pihak kepolisian. Keinginan warga melaporkan ke Polisi tidak bisa dielak jika benar-benar terjadi, karena Kepolisian Republik Indonesia telah mengeluarkan surat edaran tentang ‘hate speech’ atau ujaran kebencian. Bagi seseorang yang melakukan hate speech bisa dikenakan sanksi pidana.

Akhirnya MUI Karimun memanggil Dewi ke Mesjid Karimun tanggal 1 Februari kemarin. Dalam pertemuan tersebut Dewi meminta maaf sebesar-besarnya kepada umat Muslim. Ia beralasan saat kejadian tersebut ia tidak sadar menulis kata-kata (baca status facebooknya) dan mengunggah foto yang melecehkan umat Islam.

Masyarakat tidak terima alasan yang mengada-ngada seperti itu. Mereka mendesak tempat bekerja Dewi (PT Saipem Karimun Branch) untuk memecatnya serta mengusir dewi dari Karimun. Ini sudah disepakati dengan MUI setempat. Ini hasil musyawarah antara masyarakat dengan MUI.



Apa yang terjadi pada Dewi?
Akhirnya.. Perusahaan tempat dewi bekerja langsung memecat secara sepihak. Karena berkelakuan tidak menyenangkan dan menyebar kebencian kepada umat Islam.

Tepatnya tanggal 2 Februari, ia (dewi) langsung dipulangkan ke kampung asalnya dengan pengawalan polisi demi kemanan dirinya sendiri dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sekarang.. Dewi merupakan seorang yang sangat hina dimata umat Islam (khususnya di Karimun). Ia juga sangat hina di hadapan Allah SWT karena menghina Kitab-Nya. Selain mendapat azab di Dunia, ia juga akan mendapat siksaan yang sangat perih di akhirat nanti.

Inilah status facebook Dewi yang melukai hati umat Islam :
“Iya memang harus di injak. Karena aku pernah dengar Ustadz ceramah di Masjid mengatakan Al Qur’an merupakan pijakan hidup kita”. Naudzubillah minzalik

Selama masih nyawa dikandung badan segeralah bertaubat Dewi. Jika kamu non-Muslim kembalilah ke Jalan Allah SWT. Mohon ampunlah kepada Allah SWT. Allah satu-satunya Tuhan kita semua. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Islam tidak pernah mengajarkan untuk saling mencaci, menghina, memaki dan lain-lainnya. Islam mengajarkan untuk selalu berbuat kebaikan. Jika seseorang beragama Islam berbuat kejahatan, salahkan ia jangan pernah salahkan agama Islam. Agama Islam jalan kita menuju surga Allah SWT.

Sahabat renungan Islam, marilah sama-sama memetik pelajaran dibalik kejadian ini. Tetap saling menjaga ukhuwah Islam, sebarkan syiar-syiar Allah SWT. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Amin.