Suami yang Baik Ialah yang Mampu Menenangkan Istrinya Ketika Bersedih - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Suami yang Baik Ialah yang Mampu Menenangkan Istrinya Ketika Bersedih

Perjalanan membangun sebuah keluarga memang tidak semudah seperti membalik telapak tangan. Adakalanya disaat kehidupan penuh dengan lika liku yang harus dilalui bersama-sama antara suami dan istri. Yang paling penting harus selalu dalam keadaan sabar dan rasa bersyukur kepada Allah SWT.

Perempuan tetaplah perempuan, setegar apapun perempuan pasti tidak sama dengan laki-laki. Karena perempuan makhluk yang lemah. Ketika berumah tangga, adakalanya istri merasakan kesedihan karena sesuatu hal yang menyentuh hatinya. Sebagai suami sudah kewajiban untuk selalu hadir menemani istri terlebih ketika sedang sedih.

Perempuan kebiasaannya sangat terbawa perasaan dan tidak bisa menahan emosi (untuk bersedih). Ini merupakan hal yang lumrah dialami bagi seorang perempuan (istri). Perbandingan menangis pun lebih sering perempuan dibandingkan laki-laki. Dalam satu tahun perempuan menangis 3 kali lebih sering dibanding laki-laki.

Suami yang baik ialah seorang suami yang bisa (mampu) menenangkan istrinya ketika bersedih. Hal ini juga pernah dilakukan oleh junjungan alam Rasulullah SAW saat menenangkan istri Beliau.  Dan Allah SWT akan menghitungnya sebagai pahala.

Rasulullah SAW pun pernah menenangkan istrinya, Shafiyah binti Huyay. Pada hari itu, Beliau melihat Shafiyah menangis. Ternyata yang membuat dirinya menangis adalah karena Hafsah mengatakan bahwa dirinya adalah keturunan Yahudi. Rasulullah pun kemudian berkata, "Katakan padanya, suamiku Muhammad, ayahku Harun, dan pamanku Musa !" (Tafsir Al-Qurthubi)

Setiap istri pasti akan tenang jika ada suami bersamanya. Rasanya hati yang tadinya sedang diliputi kesedihan berangsur hilang (pulih) secara perlahan saat mendengar ucapan dan tutur kata yang lembut yang menenangkan hati dari suaminya sendiri.


Sahabat renungan islam, bukan hanya suami saja yang bisa berbuat demikian. Sebagai istri juga harus melakukan hal yang sama jika suami dalam keadaan bersedih. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan berkah-Nya untuk kita semua. Amiin, semoga bermanfaat. Jazakumullah.