Inilah 12 Ayat Al Qur’an yang Dibuktikan Secara Ilmiah. Salah Satunya Tumbuhan Bertasbih - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Inilah 12 Ayat Al Qur’an yang Dibuktikan Secara Ilmiah. Salah Satunya Tumbuhan Bertasbih

Al Qur’an merupakan pedoman hidup umat Muslim sebagai kitab suci dan juga kalam Allah SWT yang disampaikan pada Nabi Muhammad SAW 1400 tahun yang lalu. Dalam beberapa kurun waktu terakhir banyak pakar dan ahli yang membuktikan ayat-ayat Al Qur’an secara ilmiah. Tidak sedikit dari ilmuan tersebut akhirnya memeluk agama Islam.

Sebagaimana kita ketahui semua, Al Qur’an selalu terjaga isinya dan keasliannya dari zaman Nabi Muhammad SAW sampai sekarang. Al Qur’an juga pelengkap kitab-kitab terdahulu. Al Qur’an tetap seperti itu mulai dulu, sekarang dan tiba hari kiamat.

Sungai Bawah Laut
Beberapa penemuan yang diteliti para ilmuan berhasil membuktikan ayat suci Al Qur’an secara ilmiah dan dipublikasikan ke khayalak ramai. Berikut ini ulasan 12 Ayat Al Qur’an yang dibuktikan secara ilmiah dan salah satunya tumbuhan bertasbih:

1.Sungai Yang Berada Di Bawah Laut
Sungai merupakan aliran air yang luas dan memanjang dari hulu ke hilir tanpa berhenti kecuali sudah memasuki musim kering. Sungai biasanya sering dijumpai di daratan. Apakah ada sungai yang mengalir didasar lautan, berikut penjelasannya.

Ternyata pengertian sungai harus direvisi ulang menurut pakar peneliti dunia bawah laut yaitu Jacques-Yves Cousteau berasal dari Mexico. Menurut penelitiannya di dasar laut ada aliran sungai yang mempertemukan air tawar dan air asin, hal ini terjadi karena perbedaan antara tekanan air tawar dan air asin.

Sebenarnya di dalam Al Qur’an sudah dijelaskan tentang sungai dibawah laut. Firman Allah SWT yang artinya: “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.” “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi. (Al Furqan 19-20).

2.Jasad Firaun Yang Masih Awet Sampai Sekarang
Siapa yang tidak mengenal Firaun, penguasa Mesir pada zamannya yang terkenal dengan keangkuhannya dan mengaku Tuhan (Naudzubillah). Tahun 1979 pihak Prancis menawarkan bantuan kepada Mesir untuk menyelidiki tentang jasad Firaun yaitu Ramses II tentang keadaannya. Dalam Islam dikatakan Firaun mati tenggelam didasar laut ketika memburu Nabi Isa dan pengikutnya.

Dimulailah penelitian pada tahun itu yang dipimpin oleh Prof. Dr. Maurice Bucaille. Profesor tersebut menemukan banyak bukti penting yaitu salah satunya sisa-sisa garam yang melekat pada tubuh Firaun. Firaun yang diangkat dari lautan dirawat dan dijadikan mumi sampai sekarang sebagai renungan bagi manusia lainnya. Dalam ayat Al Qur’an sudah dijelaskan tentang firaun tersebut.

Allah SWT berfirman yang artinya ; “Maka hari ini, Kami biarkan engkau (hai Firaun) terlepas dari badanmu (yang tidak bernyawa ditelan laut), untuk menjadi tanda bagi orang-orang setelahmu (supaya mereka mengambil pelajaran). Dan (ingatlah) sesungguhnya kebanyakan manusia lengah terhadap tanda-tanda kekuasaan Kami!" (Yunus 92).

3.Semuanya Diciptakan Berpasangan
Apakah Anda pernah mendengar ilmuan Paul Dirac yang melakukan penelitan di bidang fisika yaitu materi proton dan neutron pasangan dalam electron. Penemuan ini dinamakan Parite dan Paul mendapatkan penghargaan Nobel karena penelitiannya tersebut.

Didalam Islam sudah dijelaskan dalam Al Qur’an. Allah SWT berfirman yang artinya ; “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.” (Adz-Zaariyat : 49)

4.Tumbuhan Berzikir kepada Allah SWT
Sebuah jurnal sains yang terkenal Journal of Plant Molecular Biologies melaporkan dari hasil penelitian ilmuan mereka menemukan suara ultrasonic yang dikeluarkan tumbuhan. Penelitian yang dipimpin Prof. William Browm merekam dan menyimpan suara ultrasonic tersebut untuk kemudian di ubah menjadi gelombang elektrik optic dan ditampilkan ke monitor berbentuk garis. Semua orang terkejut ternyata garis tersebut membentuk lafadz Allah yaitu kalimat tasbih.

Hal ini terdapat dalam Firman Allah SWT yang artinya, “Dan tak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (Al Isra 44)

5.Rahasia jari manusia (sidik jari)
Dengan sidik jari sangat mudah mengidentifikasi seseorang. Semua manusia akan berbeda sidik jarinya. Pada perang dunia ada ilmuan yang menyarankan agar para tentara diperiksa jarinya untuk menunjukkan identitasnya. Ilmuan tersebut sebelumnya sudah membaca ayat Al Qur’an.

Tentang sidik jari Allah SWT berfirman yang artinya ; “Apakah manusia mengira, bahwa kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.” (Qiyamah 3-4).

6.Tentang Letusan ‘Big Bang’
Sebuah peristiwa sangat dahsyat yaitu tentang awal pembentukan alam semesta menurut beberapa ilmu kosmologi yang mengatakan awalnya alam semesta ini panas dan padat, mengembang secara terus menerus sampai hari ini. Pada prosesnya alam semesta ini sudah terjadi ledakan yang hebat.

Terkait ini, Allah SWT berfirman yang artinya ; "Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya.” (Al-Anbiya' 30).

7.Fenomena terjadi hujan darah
Ingatkah Anda semua tentang hujan berdarah pada tahun 2008 yang terjadi di sebuah tempat kecil di La Sierra, Choco, Kolombia. Dan setelah di teliti dan dianalisis oleh pakar menunjukkan memang air itu adalah darah. Terkait ini Allah SWT berfirman yang artinya; “Maka Kami kirimkan kepada mereka angin topan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa” (Al-A’raf : 133).

8.Segala yang hidup berasal dari air
Setiap kehidupan membutuhkan air. Komposisi yang selalu ada didalam tubuh makhluk hidup ialah air. Bahkan senyawa bersel satu terdapat kandungan air dan juga membutuhkan air. Lihatlah jika ada aliran sungai atau sumber air pasti ada kehidupan disekitar itu.

Tentang keberadaan air bagi kehidupan mari simak Firman Allah SWT yang artinya ; : “…dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup… “ ( Al-Anbiya 30).

9.Fakta Penciptaan Manusia
Fakta tentang penciptaan manusia dalam 3 tahap. Dalam Alquran surat Az Zumar ayat 6 dijelaskan, manusia diciptakan dalam tubuh ibunya dalam tiga tahapan.

“Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?”

Perkembangan ilmu Biologi modern telah berhasil mengungkap petunjuk dari ayat itu. Pertumbuhan bayi di dalam rahim melewati tiga tahap (tiga kegelapan). Alquran menggunakan istilah ‘kegelapan’ karena memang proses penciptaan manusia dalam perut ibu terjadi di dalam rahim yang gelap. Tahap-tahap itu adalah sebagai berikut:

Pertama, tahap Pre-embrionik, zigot tumbuh membesar melalui pembelahan sel kemudian menjadi segumpalan sel yang membenamkan diri pada dinding rahim. Seiring pertumbuhan zigot, sel-sel penyusunnya mengatur diri mereka sendiri untuk membentuk tiga lapisan.
Kedua, tahap Embrionik yang berlangsung lima setengah minggu. Bayi pada tahap ini disebut “embrio”. Organ dan sistem tubuh bayi juga mulai terbentuk.
Ketiga tahap fetus yang dimulai sejak kehamilan bulan 8 hingga lahir. Pada tahap ini bayi telah menyerupai manusia dengan wajah, kedua tangan dan kakinya.

10.Tentang Menyusui ASI Selama 2 Tahun Bagi Bayi
Air susu ibu atau ASI sangat bermanfaat bagi bayi. ASI adalah sumber makanan terbaik bagi bayi dan mengandung zat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Tidak ada susu buatan manusia yang mampu menandingi kualitas ASI.

Alquran surat Luqman ayat 14 menganjurkan manusia untuk berbuat baik kepada ibu bapaknya, ibunya telah mengandung dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Surat ini menjelaskan bahwa waktu yang terbaik untuk memberikan ASI bagi seorang bayi adalah 2 tahun karena memberikan banyak manfaat.

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”

11.Tentang Jenis Kelamin Bayi
Dari penelitian didapatkan bahwa jenis kelamin bayi ditentukan air m4ni pria. Dalam m4ni terdapat kromosom X yang mewarisi sifat kewanitaan dan juga kromosom y sifat laki-laki. Sedangkan pada perempuan hanya ada kromosom X sifat kewanitaan. Apakah jenis kelamin bayi tergantung pada m4ni yang membuahi apakah mengandung kromosom x atau y.

Terkait hal tersebut Al Qur’an menjelaskan dalam Firman Allah SWT yang artinya; “Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita, dari air mani, apabila dipancarkan.” Sebelum penemuan itu diperoleh, masyarakat menganggap bahwa penentu jenis kelam. (An-Najm 45-46).

12.Tentang Bahtera Nabi Nuh AS
Penelitian untuk menemukan Bahtera Nabi Nuh As telah dilakukan ratusan tahun lalu. Para peneliti mengklaim sudah mengetahui keberadaanya yaitu di pegunungan Arafat, Turki yang berbatasan dekat dengan Iran. Ditemukan tahun 11 Agustus 1979.

Sebagai umat Islam kita mengetahui bahwa kaum Nabi Nuh As banyak yang membangkang. Allah SWT memerintahkan Nabi Nuh As membuat bahtera karena bumi dan langit akan dipenuhi air bah. Banjir bandang pada masa Nabi Nuh sungguh dahsyat. Allah SWT berfirman yang artinya ; “Hai bumi tahanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,” dan airpun disurutkan, perintah pun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Judi (tempat yang tinggi), dan dikatakan: “Binasalah orang-orang yang zalim” (Hud ayat 44).

Masya Allah sahabat, sungguh Maha Besar Allah yang menciptakan bumi dan langit dan seluruh alam. Mari lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga bermanfaat.