Hati-Hati Dalam Mengkonsumsi Saus. Kini Banyak Beredar Saus Palsu Berbahan Kimia - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Hati-Hati Dalam Mengkonsumsi Saus. Kini Banyak Beredar Saus Palsu Berbahan Kimia

Beberapa waktu yang lalu beredar kabar tentang berita penggerebekan oleh Polisi Bandung yang menggeledah pabrik pembuat saus tomat dan sambal di daerah caringin Bandung. Pabrik itu terpaksa di gerebek karena di sinyalir memproduksi saus tomat dan sambal dari zat kimia yang berbahaya, tentunya beresiko terhadap kesehatan manusia.

Jika Anda mengetahui hal ini sejak awal pasti akan lebih berhati-hati saat mengkonsumsi saus tomat atau sambal. Lebih baik memilih produk yang sudah jelas keasliannya.


Dilansir dari share-publik.blogspot.com. Penemuan ini sangat mengagetkan, saus tomat serta sambal yang dihasilkan sekalipun tak memakai bahan baku tomat serta cabai sekalipun. POLISI mengecek bahan baku waktu lakukan penggerebekan pabrik saus sambal di Jln. Cicukang, Kelurahan Caringin, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Senin (26/1/2015).

Sambal serta saus ini berbahan dari ampas tapioka (onggok) 27 kg, ekstrak bawang putih 3-4 kg, ekstrak cabai leoserin capsikum 0, 5 ons, saksrin 50 gr, garam 4 kg, cuka 200 gr, pewarna sunset 1 ons, perwarna type poncau satu sendok, potasium fospat 50 gr, serta bibit cairan tomat 0, 5 ons, sebutnya.

Masihlah Menginginkan Cobalah Makan Saus Cabe serta Tomat Sesudah Lihat Ini? Nyatanya Keduanya..

Jadi saus serta sambal ini, lanjut dia, tak gunakan cabai atau tomat sekalipun. Namun gunakan esens rasa tomat serta cairan kimia ekstrak cabai. Langkah bikin saus serta sambal itu yaitu dengan mencampurkan semuanya bahan dalam satu drum lantas dilaruti air panas sejumlah 30 liter. Lalu kemudian diaduk.

Sesudah jadi, saus atau sambal itu lalu dikemas dalam bungkus plastik yang telah diberikan label serta cap dan ada tulisan bahan komposisi yang tidak cocok dengan sesungguhnya.


Dia menerangkan, saus serta sambal itu dipasarkan ke pasar-pasar tradisional di Kota Bandung serta di semua Jawa Barat. Pabrik ini telah beroperasi sepanjang 14 th.. Dalam satu hari, pabrik rumahan itu dapat bikin sambal serta saus palsu sampai 200 ton dengan keuntungan meraih Rp 100 juta / harinya.

Sambal serta saus ini berbahan dari ampas tapioka (onggok) 27 kg, ekstrak bawang putih 3-4 kg, ekstrak cabai leoserin capsikum 0, 5 ons, saksrin 50 gr, garam 4 kg, cuka 200 gr, pewarna sunset 1 ons, perwarna type poncau satu sendok, potasium fospat 50 gr, serta bibit cairan tomat 0, 5 ons, sebutnya.

Ponceau 4R yaitu pewarna merah hati yang digunakan dalam beragam product, termasuk juga selai, kue, beberapa supaya serta minuman enteng. Terkecuali punya potensi menyebabkan hiperaktivitas pada anak, Ponceau 4R dikira karsinogenik (penyebabnya kanker) di sebagian negara, termasuk juga Amerika Serikat, Norwegia, serta Finlandia.


Meskipun kejadian ini sudah lebih satu tahun yang lalu, sebagai masyarakat yang cerdas sudah seharusnya lebih berhati-hati mengkonsumsi produk olahan, terlebih dari produk yang tidak jelas. Namun, penulis menyarankan agar tidak mengkonsumsi produk olahan yang beresiko tidak baik bagi kesehatan tubuh kita semua.


Bila sebagian dari Anda tetap memutuskan untuk mengkonsumsi makanan jenis saus sebenarnya tidak masalah, pilih produk terpercaya dan jangan terlalu sering. Semoga bermanfaat untuk sahabat semua.