Pantas Israel Takut, Ternyata Begini Proses Menjadi Tentara Brigadir Al Qassam (Palestina) - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Pantas Israel Takut, Ternyata Begini Proses Menjadi Tentara Brigadir Al Qassam (Palestina)

Siapa yang tidak mengetahui pasukan pembela Tanah Palestina yaitu pasukan Brigade Izzuddin Al Qassam. Brigade Izzuddin Al Qassam sangat terkenal seantero Dunia terutama bagi umat Islam. Para pasukannya memiliki mental yang kuat untuk merebut syahid mempertahankan tanah Palestina. Selain bermental baja, para pasukan ini juga berakhlak baik dan salin menyayangi sesama umat Islam lainnya di Palestina.

Tampak Proses Pendaftaran Prajurit Al Qassam
Brigade Al Qassam ini merupakan salah satu sayap pejuang Hamas. Banyak orang penasaran terutama bagi pengamat militer, bagaimana bisa semua pasukan mereka tangguh-tangguh dan semangat berjuang.

Dilansir dari ruhuljadid sangat panjang proses perekrutan Brigade Izzudin Al Qassam bagi pemuda Palestina yang memutuskan untuk bergabung. Berikut ulasan selengkapnya :

Perekrutan Brigade Izzuddin Al Qassam

Meskipun untuk menjadi dan bergabung di brigade Izzuddin Al Qassam tidak dibayar akan tetapi banyak para pemuda Palestina terutama di Gaza yang berbondong-bondong untuk mendaftar menjadi bagian dari Al Qassam.

Hal ini terlihat pada saat habis perang di tahun 2014 lalu saat menghadapi agresi Israel. Kemudian Hamas lewat sayap militernya brigade Izzuddin Al Qassam membuka pendaftaran dan diumumkan:

"Kepada para pemuda Gaza generasi Pembebasan, kami umumkan bahwa Brigade Al-Qassam membuka rekrutmen. Bagi siapa yang ingin bergabung, kalian sudah mengetahui bagaimana menemukan kami,” kata seorang pejuang Al-Qassam bertutup muka dalam festival bertemakan “Keberanian adalah Pintu Pembebasan dan Kemenangan” yang diselenggarakan Hamas di lingkungan Syuja’ah, timur Gaza.

Syarat Bergabung

Akan tetapi untuk bergabung dengan Pejuang Brigade Al Qassam tidaklah mudah seperti yang kita bayangkan. Akan tetapi pihak Hamas sangat ketat dalam melakukan seleksi dan menerapkan syarat syarat dan kriteria yang harus dipenuhi pada saat awal pendaftaran diantaranya:

1. Mendapat izin dari ibu bapak untuk Syahid
2. Mendapat izin dari ketua masjid di tempat tinggalnya dengan pengesahan individu itu tidak meninggalkan sholat subuh berjamaah selama tiga bulan
3. Tidak melakukan maksiat atau menghisap rokok
4. Wajib mempelajari tafsir al-Quran
5. Wajib membaca al-Quran satu juz sehari dan Wajib Hapal Al Qur'an 30 Juz atau paling minim 15 Juz
6. Wajib menghafal 40 hadis Arba’in (Imam Nawawi)
7. Puasa sunah dan bertahajud
8. Tahap kecerdasan tinggi
9. Kerap hadir di majlis pengajian ilmu
10. Mengamalkan zikir harian.

Itulah diantara 10 persyaratan yang harus dipenuhi saat pendaftaran dan tentunya sangat berbeda bukan dengan di negara kita?

Kekuatan terbesar brigade ini adalah keyakinannya akan kemenangan, akidah yang lurus, moralitas yang tinggi, dan militansi yang tangguh. Sebuah brigade yang membuat serdadu Zionis, dengan segala peralatannyan yang super canggih, bertekuk lutut dan memilih mundur dari medan perang di tahun 2014 lalu meskipun sebelumnya Gaza dihujani rudal dan bom dari pesawat dan jet jet tempur Zionis.

Disela-sela waktu para prajurit menghabiskan waktu mengaji
Dalam perjuangan menegakkan diinullah, tak hanya diperlukan kekuatan fisik yang tangguh, tetapi juga sikap mental, akhlak dan akidah yang lurus, yang bersih dari segala kepentingan duniawi. Perjuangan menegakkan kebenaran harus dimulai dengan perjuangan melawan hawa nafsu dari belenggu syahwat dunia. Itulah yang diterapkan oleh Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Hamas dalam merekrut para anggota yang siap menjemput syahid kapan saja. Mereka tak hanya mempunyai mental baja, tapi juga keimanan yang kokoh dan kepribadian yang mulia.

Para anggota brigade ini adalah orang-orang pilihan. Kebanyakan anggota dari brigade ini adalah para hafidz (penghafal al-Qur’an) dan orang-orang terdidik yang direkrut dari para pemuda masjid yang bertebaran di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Bagi Brigade al-Qassam, para pemuda masjid yang rajin melaksanakan shalat subuh berjamaah, jauh dari perbuatan tercela, dan siap dibentuk menjadi syuhada, adalah amunisi paling dahsyat dalam melawan penjajahjahan yang dilakukan bangsa israel. (sumber ruhuljadid)

Sahabat renungan Islam, artikel ini  merupakan sebagai menambah wawasan kita semua tentang Tentara atau Pasukan Brigade Izzuddin Al Qassam. Penulis hanya mengajak pembaca semua sekedar mengetahui tentang ulasan diatas, tidak lebih. Semoga bermanfaat bagi semuanya.