Potongan Rambut Pria Seperti Ini Ternyata Dilarang Dalam Islam - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Potongan Rambut Pria Seperti Ini Ternyata Dilarang Dalam Islam

Dari Nafi’ Maula Abdullah bahwa ia mendengar Ibnu Umar ra mengatakan: Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melarang qoza’ (HR. Bukhari)

Hadits diatas sebagai pembuka dari hadits-hadits lainnya yang menyatakan bahwa rambut ‘qoza’ itu dilarang dalam Islam. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa Islam sudah mengatur umatnya dalam semua aspek kehidupan baik tentang Ibadah, dan juga masalah-masalah lainnya dalam hal ini berkaitan dengan gaya atau mode.

Yang harus Anda ketahui bahwa aturan yang ada didalam agama Islam tidak boleh bisa diubah-ubah lagi karena menganut dari Hadits dan Al Qur’an serta dari ulama-ulama seperti Imam Syafi’i. Lantas seperti apa mode atau gaya rambut qoza yang digandrungi banyak pemuda laki-laki termasuk pemuda Islam. Mari simak lebih lanjut.


Qoza’ dalam artiannya merupakan memotong rambut secara tidak merata sehingga tampak sebagian rambut masih ada (tidak dipotong atau hanya dipendekin) dan sebagian lagi habis (botak). Dan membentuk alur atau tidak membentuk alur. Kalau alur biasanya seperti ukiran, bentuk lambang, bentuk seperti garis-garis dan lainnya. Simak hadits dibawah.

Ibnu Umar ra menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan qoza’ adalah: Mencukur sebagian rambut dan membiarkan sebagian lainnya (HR. Muslim)

Mode rambut qoza’ ini ternyata sudah ada sejak zaman jahiliyah. Kemudian hingga datangnya Rasulullah SAW yang membawa risalah Allah SWT dan memberi tuntunan kepada umatnya bahwa memotong rambut mengikuti qoza’ dilarang dalam Islam. Bacalah hadits ini. Dari Ibnu Umar bahwasanya Rasulullah SAW melarang qoza’ (HR. Bukhari)

Ternyata Rasulullah SAW sendiri pernah melihat qoza secara langsung umatnya pada saat dan Beliau melarangnya. Baca hadits ini. Rasulullah SAW pernah melihat anak yang dicukursebagian rambutnya dan dibiarkan sebagian lainnya, maka beliau melarang hal itu dan bersabda yang artinya: “Cukurlah seluruhnya atau biarkan seluruhnya” (HR. Abu Daud dan An Nasa’i)

Selain penjelasan hadits, Imam Nawawi sudah menjelaskan bahwa para ulama sepakat bahwa memotong rambut dengan gaya qoza’ ini hukumnya makruh. Kecuali pada kondisi tertentu seperti kepala mengalami lecet karena luka atau sedang menjalani bekam dikepala untuk pengobatan. Bagi sahabat semua khusus laki-laki sebaiknya meninggalkan qoza karena hukum makruh jika ditinggalkan akan mendapat pahala. Semoga bermanfaat bagi semua, Wallahualam.