Tanpa Mengharapkan Imbalan, Nenek Ini Mengajar Mengaji Dibekas Kandang Ayam - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Tanpa Mengharapkan Imbalan, Nenek Ini Mengajar Mengaji Dibekas Kandang Ayam

Mengaji merupakan kebiasaan umat Islam yang selalu dikerjakan setiap hari. Mengaji ada aturannya harus mengerti hukum-hukum seperti tajwid dan lain-lainnya. Inilah yang dilakukan oleh seorang Nenek, yang mengajar ngaji untuk anak-anak di Desa Borikamase, Maros Sulawesi Selatan mengisi waktu senggangnya. Ternyata desa ini salah satu desa tertinggal.


Nenek tersebut bernama Daeng Pipang berusia 63 tahun, hidup seorang diri dirumah panggung yang sudah reot. Sang Nenek mengajar anak-anak mengaji dikampungnya tanpa mengharapkan imbalan apapun. Tempat mengajarnya juga dibawah kolong rumahnya yang sudah disulap dan diperbaiki, pada awalnya merupakan sebuah kandang ayam.

Selain aktivitas mengaji Nenek Daeng Pipang setiap pagi harinya pergi keluar rumah mencari air bersih. Aktivitas mengaji dimulai ketika sudah siang menjelang sore harinya. Sebelum mengaji terlebih dahulu sang Nenek membersihkan kolong rumahnya sebagai tempat mengaji.


Keadaan di Desa tempat Nenek Daeng tersebut tinggal suasananya sungguh jauh dari harapan. Desa terpencil ini hanya ditempati 40 kepala keluarga. Desa tersebut juga sangat minim fasilitas kebutuhan sehari-hari seperti tersedianya air bersih. Warga desa harus jalan sejauh 2 KM untuk mendapatkan air bersih di Desa lainnya. Selain itu kondisi ekonomi warga juga sangat memprihatinkan. Semoga para warganya tetap sabar dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.