Wahai Perempuan. Inilah Tanda Kanker Serviks, Cara Pencegahannya dan Pengobatan Secara Tradisional - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Wahai Perempuan. Inilah Tanda Kanker Serviks, Cara Pencegahannya dan Pengobatan Secara Tradisional

Kanker serviks adalah tumor ganas primer yang berasal dari metaplasia epitel di daerah skuamokolumner junction yaitu daerah peralihan mukosa v4gin4 dan mukosa kanalis servikalis. Kanker serviks merupakan kanker yang terjadi pada serviks atau leher rahim, suatu daerah pada organ repr0duksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim, letaknya antara rahim (uterus) dan liang senggama atau v4gin4. Kanker leher rahim biasanya menyerang wanita berusia 35-55 tahun.


Gejala atau Tanda Seseorang Mengalami Kanker Serviks
Pada tahap permulaan kanker, sudah menimbulkan perdarahn melalui v4gin4, misalnya: 
  • Setelah melakukan k0itus atau perdarahan menstruasi lebih banyak atau timbul perdarahan menstruasi lebih sering.
  • Timbul perdarahan diantara siklus menstruasi.
  • Apabila kanker sudah berada pada stadium lanjut biasa terjadi perdarahan spontan dan nyeri pada rongga panggul.
  • Keluhan dan gejala akibat bendungan kanker penderita mengalami halangan air seni.
  • Sembab anggota tengah karena penekanan pembuluh darah balik.
  • Nyeri pada pinggang bagian bawah.
  • Keluar keputihan atau cairan encer dari kelamin wanita
  • Perdarahan sesudah menopause

Inilah Cara Mencegah Terjadinya Kanker Serviks
Sebagian besar kanker dapat dicegah dengan kebiasaan hidup sehat dan menghindari faktor- faktor penyebab kanker meliputi :

1.Menghindari berbagai faktor risiko, yaitu hubungan s3ks pada usia muda, pernikahan pada usia muda, dan berganti-ganti pasangan s3ks. Wanita yang berhubungan s3ksu4l dibawah usia 20 tahun serta sering berganti pasangan beresiko tinggi terkena infeksi. Namun hal ini tak menutup kemungkinan akan terjadi pada wanita yang telah setia pada satu pasangan saja.

2.Wanita usia di atas 25 tahun, telah menikah, dan sudah mempunyai anak perlu melakukan pemeriksaan pap smear setahun sekali atau menurut petunjuk dokter.

Pemeriksaan Pap smear adalah cara untuk mendeteksi dini kanker serviks. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cepat, tidak sakit dengan biaya yang relatif terjangkau dan hasilnya akurat.

Disarankan untuk melakukan tes Pap setelah usia 25 tahun atau setelah aktif berhubungan s3ksu4l dengan frekuensi dua kali dalam setahun. Bila dua kali tes Pap berturut-turut menghasilkan negatif, maka tes Pap dapat dilakukan sekali setahun. Jika menginginkan hasil yang lebih akurat, kini ada teknik pemeriksaan terbaru untuk deteksi dini kanker leher rahim, yang dinamakan teknologi Hybrid Capture II System (HCII). 3. Pilih kontrasepsi dengan metode barrier, seperti diafragma dan kondom, karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker leher rahim.

4.Memperbanyak makan sayur dan buah segar. Faktor nutrisi juga dapat mengatasi masalah kanker mulut rahim. Penelitian mendapatkan hubungan yang terbalik antara konsumsi sayuran berwarna hijau tua dan kuning (banyak mengandung beta karoten atau vitamin A, vitamin C dan vitamin E) dengan kejadian neoplasia intra epithelial juga kanker serviks. Artinya semakin banyak makan sayuran berwarna hijau tua dan kuning, maka akan semakin kecil risiko untuk kena penyakit kanker mulut rahim

5.Pada pertengahan tahun 2006 telah beredar vaksin pencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18 yang menjadi penyebab kanker serviks. Vaksin ini bekerja dengan cara meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkap virus sebelum memasuki sel-sel serviks. Selain membentengi dari penyakit kanker serviks, vaksin ini juga bekerja ganda melindungi perempuan dari ancaman HPV tipe 6 dan 11 yang menyebabkan kutil kelamin.Yang perlu ditekankan adalah, vaksinasi ini baru efektif apabila diberikan pada perempuan yang berusia 9 sampai 26 tahun yang belum aktif secara s3ksu4l. Vaksin diberikan sebanyak 3 kali dalam jangka waktu tertentu. Dengan vaksinasi, risiko terkena kanker serviks bisa menurun hingga 75%.


Pengobatan dan Pencegahan Secara Tradisional

1. Tanaman Sarang Semut Papua
Di penghujung timur negara Indonesia terdapat pulau yang terdapat banyak tanaman herbal yang mampu menumpas kanker, tumor, dan penyakit berat, sarang semut namanya.

Di dalam tanaman sarang semut terdapat kandungan antioksidan dan antikanker yang bertugas untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker serviks, menghambat siklus pembelahan sel, dan meningkatkan imunitas. Anda bisa membuat air rebusan sarang semut yang dikonsumsi setiap hari selama beberapa bulan hingga mendengar kabar baik dari dokter setelah melakukan check-up.


2. Kunyit Putih
Kunyit putih mempunyai nama latin Curcuma zedoaria mempunyai banyak khasiat penyembuhan penyakit, seperti keputihan, nyeri haid, kanker, tumor, penurun demam, peluruh keringat, batuk berdarah, keracunan makanan, pereda bau mulut, sakit gigi, gangguan pencernaan, dan masuj angin.

Ada 3 jenis kandungan aktif di dalam kunyit putih yang diketahui dari hasil penelitian American Institute Cancer Report (New York Time) pada 1 Juni 1999 dan pakar Fakultas Farmasi ataupun PAU Bioteknologi serta PPOT UGM Yogyakarta, yakni RIP (Ribosome Inacting Protein), anti-oksidan, dan anti-curcumin.

Ketiga kandungan aktif pada kunyit putih dapat menyembuhkan kanker, tumor, maag, ambeien, peradangan, amandel, nyeri haid, jerawat, bisul, darah tinggi, serangan jantung, stroke, asam urat, dan penurun kolesterol. Penggunaan kunyit putih sebaiknya dikombinasikan dengan tanaman obat lain guna mengurangi efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan satu jenis tanaman.

Sebelum membuat air rebusan kunyit putih, minta resep dari pakar yang sudah lama menguasai bidang pengobatan herbal agar tidak timbul dampak yang tidak Anda inginkan hanya karena kecerobohan diri sendiri.


3. Resep: Daun Sirsak
Bahan: 3 lembar daun sirsak muda

Cara pembuatan: Rebus daun sirsak 20 menit lamanya, kemudian saring air dan minum selagi hangat atau dingin.

Selain mengobati kanker serviks, daun sirsak juga mempunyai manfaat kesehatan lain yang pasti tidak Anda duga. Dikutip dari situs Cakrawala Sehat, daun sirsak mempunyai kemampuan dalam menangani penyakit eksim, rematik, asam urat, hipertensi, nyeri sendi saat dipakai bergerak, pembunuh cacing parasit, dan mengempeskan bisul.

Pada situs yang sama, juga dicantumkan resep obat kanker alami dari daun sirsak yang diharapkan berguna bagi Anda:
  1. Sediakan 10 lembar daun sirsak tua, bersihkan kotoran yang menempel dengan air hangat.
  2. Rebus semua daun pada panci berisikan 3 gelas air, angkat ketika air tersisa 1 gelas dalam kondisi mendidih.
  3. Biarkan air rebusan dingin, saring air dan minum dua kali sehari masing-masing satu gelas.
  4. Pengobatan bisa Anda lakukan setiap hari selama dua minggu, setelah itu coba lakukan pemeriksaan untuk mengetahui kabar lanjutan.

Semoga bermanfaat bagi sahabat perempuan semua untuk lebih mengenal sejak dini tentang kanker serviks yang terjadi pada seseorang perempuan. Dari berbagai sumber. Terimakasih.