Mau Berat Badan Cepat Turun. Berikut Diet Ala Rasulullah - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Mau Berat Badan Cepat Turun. Berikut Diet Ala Rasulullah

Permasalahan kesehatan paling diutamakan daripada masalah-masalah lainnya, terlebih masalah berat badan berlebihan. Jika memiliki tubuh kurang ideal pastinya akan merasa kurang percaya diri. Sering terjadi pada para perempuan terutama bagi mereka yang baru siap melahirkan. Berat badan akan mudah bertambah.

Jika dibandingkan dengan laki-laki, lebih banyak perempuan yang mengalami masalah berat badan. Untuk menyiasiatinya pasti akan melakukan apapun cara atau metode diet agar tubuh kembali seperti semula (langsing), caranya pun bisa tradisional, modern bahkan cara-cara aneh.



Diet, secara pemahaman masyarakat Indonesia sering ditujukan untuk menyebut suatu upaya menurunkan berat badan atau mengatur asupan nutrisi tertentu yang baik. Adapun faktor yang menyebabkan seseorang memiliki berat badan berlebih biasanya dipengaruhi oleh faktor genetik, regulasi termis yang berkaitan dengan kebutuhan energi seorang manusia untuk mempertahankan suhu tubuhnya, dan metabolisme yang menyangkut kemampuan tubuh untuk melakukan pembakaran lemak.

Sekarang metode diet semakin berkembang dan dengan konsep masing-masing yang berbeda. Ada diet yang mengharuskan seperti ini atau seperti itu. Dan ada juga diet yang menawarkan secara instan. Untuk instan penulis menghimbau jangan menerapkan program instan karena tidak baik bagi kesehatan dan bisa merusak tubuh sendiri.

Diet pun dianggap sebagai obat yang paling tepat. Hal ini pernah disampaikan oleh dokter kebangsaan Arab bernama al-Harits ibn Kalda yang pernah ditanya tentang apa esensi dari sebuah obat. Beliau menjawab pertanyaan itu dengan mengucapkan ‘menjalankan diet’.

Berikut ini ulasan mengenai diet ala Rasulullah SAW atau mengikuti pola makan Rasul sendiri. Sebenarnya ini bukan metode diet, namun lebih mengatur konsumsi makanan seseorang dengan begitu tidak menimbulkan berat badan berlebihan, berikut ulasannya:

1.Sarapan Pagi dengan 3 Butir Kurma
Sarapan 3 biji kurma sangat baik bagi kesehatan tubuh. Ini bisa menghindari dari gangguan kesehatan, selain itu juga mendatangkan keberkahan bagi yang rajin mengkonsumsinya. Dalam 1 biji kurma terdapat kandungan gizi tinggi seperti , zat besi, potasium, fosfor, mangan, magnesium dan lain-lain. Kandungan air dan gula yang ada dalam kurma sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil.

2.Mengkonsumsi Daging Tanpa Lemak
Rasulullah SAW akan memilih daging tanpa lemak bila akan mengkonsumsi daging. Seperti pada saat mengkonsumsi kambing, Rasul akan memilih daging paha belakang. Bagian ini merupakan bagian yang tidak ada lemaknya atau kadar lemak sangat rendah. Dengan mengkonsumsi daging pada bagian belakang paha membantu menghangatkan tubuh, terutama ketika pada masa Rasulullah setiba malam hari cuaca sangat dingin terlebih didaerah gurun.


3.Makan Ketika Lapar dan Berhenti Sebelum Kenyang
Sudah seharusnya bagi semua orang untuk menerapkan seperti apa yang dilakukan oleh Rasulullah, seperti halnya saat makan. Makanlah sedikit ketika lapar dan berhenti sebelum kekenyangan, karena kenyang akan membuat orang menjadi malas beraktivitas karena penumpukan makanan, alhasil bawaan akan selalu terkantuk-kantuk.


4.MakanTidak Berlebihan
Selain poin-poin diatas yang penting, janganlah makan berlebihan. Cukupkan gizi dari satu jenis makanan saja. Seperti saat makan kurma yang mengandung nilai gizi yang tinggi, alangkah lebih baik tidak mengkonsumsi makanan lainnya yang mengandung nilai gizi yang sama. Selain itu hindarilah konsumsi makanan-makanan pedas dan asam karena akan bermasalah seperti gangguan pada lambung (maag).


5.Rajin Berpuasa Senin dan Kamis 
Selain itu yang paling penting bagi yang sedang menjalani diet, bisa berpuasa senin dan kamis. Selain mempercepat turunya berat badan juga menambah pahala dari Allah SWT. Yang penting pada saat puasa niatkan untuk sepenuhnya berpuasa, masalah diet kesampingkan dulu, itu akan sejalan dengan puasa.


Demikianlah diet ala Rasulullah SAW yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari.