Inilah 2 Malaikat yang Disiksa Allah SWT Karena Melanggar Perintah. Berikut Kisahnya - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Inilah 2 Malaikat yang Disiksa Allah SWT Karena Melanggar Perintah. Berikut Kisahnya

Diantara Makhluk Allah yang telah diciptakan, Malaikatlah peringkat yang paling pertama mendapat julukan makhluk yang paling taat kepada Sang pencipta-Nya. Kehidupannya tidak terlepas dari memuji dan mengagungkan kebesaran Allah. Dan selalu melakukan apa yang sudah merupakan kewajibannya. Namun dibalik semua itu ada 2 Malaikat yang Disiksa Allah SWT Karena Melanggar Perintah dari Allah SWT

Kisah ini berawal dari rasa kebencian para malaikat melihat tingkah laku manusia yang setelah diciptakan diatas muka bumi. Yang tiada hentinya melakukan kemungkaran, saling membunuh, dan merusak tatanan kehidupan yang semestinya dilakukan. Bahkan banyak juga dikalangan manusia tidak mengakui adanya Tuhan.  Sehingga kemarahan kebencian dari para malaikat semakin membuta. Dan menyatakan bahwa manusia tidak layak dijadikan sebagai pemimpin diatas bumi. Namun ditengah keadaan tersebut maka Allah SWT bertanya kepada malaikatnya untuk mengajukan diri untuk dijadikan Manusia. Maka tampillah dua malaikat yang menyanggupi bahwa mereka menjamin dirinya akan tetap taat kepada Allah SWT.


Atas kebesaran Allah SWT, maka diturunkanlah kedua malaikat tersebut kebumi dan menjadikan mereka selayaknya manusia biasa. mereka berdua mendapatkan tugas menjadi hakim, mereka menghakimi para manusia yang mengadu kepada mereka. Sehingga segala perkara yang dilimpahkan terhadap mereka terselesaikan dengan baik. Banyak dari kalangan masyarakat takjub dengan kehadiran mereka. Karena keputusan yang diambil begitu adil dan bijaksana. Tiada seorang pun yang mengaku kecewa dengan keputusan yang diambil. Serta melarang mereka untuk tidak berbuat hal yang dilarang dalam agama. Minum arak, berzina dan perbuatan mungkar lainnya. 

Suatu hari mereka ditemui oleh seorang wanita yang mengadukan permasalahannya. Keduanya menanggapi dengan baik dan menyelesaikan permasalahannya. Wanita tersebut selalu mengadukan segala permasalahannya. Dan sebab itulah mereka mengenal wanita tersebut. Tapi Tanpa disengaja naluri sebagai lelakipun berlahan timbul. Disaat menatap wajah wanita itu membawa kesan terindah dalam ingatan. Bahkan selalu teringat dalam bayangan. Jutaan keindahan terlukiskan, terangkum dalam sebuah perasaan. Perasaan yang seperti ini belum pernah mereka rasakan semasa hidup menjadi malaikat. Rasa ingin ini dan itu berkobar dalam jiwa sehingga menyiksa dalam batin.

Agar tidak tersesat dalam kancah kemaksiatan.  Maka mereka menjumpai wanita tersebut, berharap untuk menjadikannya sebagai istri. Ketika wanita tersebut ditanya, maka ia mau untuk dijadikan seorang istri namun ada syarat yang harus mereka penuhi. Mereka harus ikut dengan agama yang ia anut. Ketika ditanya, ternyata wanita itu adalah penyembah berhala. Maka kedua malaikat itu pun menolak. Dan pergi meninggalkan wanita tersebut. Namun wajah cantik wanita itu masih tetap terbayang dipelupuk mata, bahkan terus menyiksa batin. Tak sanggup menahan perasaan yang begitu membara. Maka mereka mengambil keputusan untuk menemui wanita tersebut kembali. Dan menawarkan agar memberikan persyaratan yang lain.

Wanita tersebut menawarkan arak kedalam minuman keduanya. Semula keduanya tetap menolak, bahwa perbuatan tersebut juga merupakan haram. Namun karena itu adalah tawaran terakhir, yang diajukan oleh wanita itu. Maka keduanya tidak melepaskan kesempatan tersebut. Cinta terhadap wanita itu telah membakar hati mereka, sehingga lupa akan dirinya dan tuhannya.

Ditambah lagi dengan anggapan, dengan meminum arak adalah perbuatan dosa yang kecil. Maka perbuatan itu membuat mereka lebih terjerumus. Keadaan mereka menjadi lebih buruk disebabkan minuman arak. Keduanya mabuk dan tidak lagi ingat semuanya bahkan dengan dirinya pun ia lupa. Ia melihat sosok wanita yang sangat cantik jelita, seketika itu nafsupun tambah  berkecamuk. Tak mampu lagi menahan kobaran nafsu yang membara maka keduanya menggauli wanita itu bergiliran. Setelah puas melakukannya maka keduanya berfikir, bahwa wanita akan menjadi sumber malapetaka bagi mereka dihadapan masyarakat. Maka merekapun membunuh wanita tersebut.

Setelah mereka tersadar dari mabuknya maka heranlah mereka bahwa dihadapannya terbaring mayat wanita yang mereka kenal. Menangislah kedua-duanya dengan sejadi-jadinya. Dan berharap agar Allah mengampuni dosa yang telah mereka perbuat. Namun semua telah sia-sia, pintu langitpun sudah tertutup mata mereka tak mampu lagi menembusnya. Linangan air mata kian mengalir tiada hentinya. Semua malaikat dilangitpun turut menangis menyaksikan mereka.

Kedua malaikat menemui Nabi Idris untuk mendoakan ampunan bagi keduanya. Atas doa seorang nabi maka Allah SWT menurunkan malaikat bernama jibril menemui mereka berdua. Malaikat Jibril turut menangis ketika bertemu keduanya, seraya berkata “Cobaan Apalagi yang menimpa kalian berdua ?” mendengar ucapan Jibril kedua malaikat tersebut semakin menangis.

“Sesungguhnya Allah memerintahkan kepada kalian untuk memilih diantara dua siksa, dunia atau akhirat” maka kedua malaikat tersebut memilih siksaan didunia. Maka mereka berdua dirantai dengan besi, dalam keadaan tergantung. Kepala berada dibawah dan kaki diatas. Siksaan demi siksaan harus dirasakan setiap hari, pekikan suarapun menggelegar menahankan rasa sakitnya. Begitulah dialami kedua malaikat tersebut hingga bumi ini akan berakhir.


Kekaguman Malaikatpun terpancar kepada anak adam ini, bagi mereka yang mampu menahan nafsunya dan tetap taat kepada Allah SWT meskipun dikelilingi kesenangan dan kenikmatan duniawi.