Ribuan Umat Islam Berhenti Tertawa Setelah Membaca Hadits Rasulullah Ini - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Ribuan Umat Islam Berhenti Tertawa Setelah Membaca Hadits Rasulullah Ini

Tertawa merupakan salah satu ekspresi melepaskan kebahagiaan, karena sesuatu yang lucu membuat tertawa terbahak-bahak. Tahukah Anda tertawa sebenarnya sudah diatur di dalam Islam yang terdapat dari Hadits Rasulullah SAW. Sebagai Muslim yang taat tentunya kita harus mematuhi perintah Rasulullah.

Dari Abu Hurairah ra dia berkata: "Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah kalian banyak tertawa, karena banyak tertawa akan mematikan hati.” (HR. At-Tirmizi).

Dari Aisyah Ra, bahwa dia berkata: “Saya tidak pernah melihat Rasulullah SAW tertawa terbahak-bahak hingga kelihatan tenggorokan beliau, beliau biasanya hanya tersenyum.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Imam Nawardi di dalam kitabnya Adab ad Dunia wa ad Diin menyebutkan bahwa tertawa sesungguhnya kebiasaan yang dapat menyibukkannya dari melihat perkara-perkara penting, melalaikan dari berfikir terhadap berbagai musibah yang memilukan.

Ilustrasi
Orang yang banyak tertawa tidaklah memiliki kehormatan dan kemuliaan. Diriwayatkan Oleh Abu Idris al Khulani dari Abu Dzar al Ghifari berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Waspadalah kamu terhadap banyak tertawa. Sesungguhnya ia dapat mematikan hati dan menghilangkan cahaya wajah (mu).

Jangan malu menangis karena insya Allah mata yang menangis pertanda hati yang sehat dan jernih. Ibnu Abbas berkata saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: “ Ada dua mata yang tidak disentuh api neraka: Mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata semalaman berjaga di berjihad jalan Allah “ (HR. Tirmidzi).

“Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya, apabila (Al Qur’an ) dibacakan kepada mereka , mereka menyungkurkan wajah, bersujud dan mereka berkata “Maha suci Rabb kami; sesungguhnya janji Rabb kami pasti dipenuhi,” Dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk” (Al Isra 107-109).

Dalam permasalahan menangis merupakan sebuah karunia dari Allah SWT. Bagi  insan manusia supaya melepaskan saja kesedihan dengan menangis, jangan sampai air mata tidak tumpah karena kerasnya hati.

Bukan saja mata kita kering karena tidak ada air yang membasuhnya secara alami, tetapi juga kekeringan jiwa akibat terpaan angan-angan kosong duniawi yang terlalu berlebihan hingga menutupi nuraninya.

Ketika menangis penyebabnya bukan hanya merasakan kehilangan seseorang yang dicintai, hilang barang, ditimpa musibah, ataupun karena sakit. Namun, menangislah karena merasakan takut kepada Allah SWT, menangislah karena ketakutan siksaan api Neraka, menangislah karena mendapat rezeki dari Allah, menangislah karena mendengarkan lantunan Ayat Suci Al Qur’an, dan menangislah mendengar kisah-kisah Rasulullah SAW.


Semoga dengan membaca tulisan ini, sahabat semua lebih merenungkan kehidupan sehari-hari dengan tidak banyak tertawa sampai terbahak-bahak karena mematikan hati dan memudarkan cahaya wajah. Lebih baik banyak-banyak merenungkan diri karena kesalahan kepada Allah SWT, menangislah dengan memohon ampunan kepada-Nya.. Jazakallah