Wahai Perempuan. 8 Cara Berdandan Ini Dilarang Dalam Islam. Nomor 6 Paling Sering Dilakukan - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Wahai Perempuan. 8 Cara Berdandan Ini Dilarang Dalam Islam. Nomor 6 Paling Sering Dilakukan

Semua perempuan pasti ingin selalu tampil cantik dan menarik. Rata-rata perempuan sekarang sangat gemar untuk berhias diri atau berdandan supaya penampilan terlihat lebih menarik dan cantik. Dalam berdandan juga sudah diatur dalam Islam. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan seorang Muslimah agar tidak bertentangan dengan Syariat Islam.

Berikut Ini 8 Cara Berdandan yang Dilarang Dalam Islam. Ini Penjelasannya dan harus dihindari oleh perempuan muslimah.

Ilustrasi Berdandan
1. Dandanan Yang Mengundang Syahwat
Perempuan dilarang untuk berdandan yang mengundang syahwat. Hal ini dikarenakan akan berbahaya bagi kehormatan bahkan keselamatan diri. Seperti yang dijelaskan dalam ayat Al Quran dan hadist di bawah ini.

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin agar hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu/disakiti. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”[al-Ahzaab: 59]

“Perempuan itu aurat, apabila ia keluar (dari rumahnya) setan senantiasa mengintainya” (HR Tirmidzi, dinilai shahih oleh al-Albani).

2. Berhias Seperti Perempuan Jahiliyah Jaman Dahulu
“Dan hendaklah kalian (wahai istri-istri Nabi) menetap di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj (sering keluar rumah dengan berhias dan bertingkah laku) seperti (kebiasaan) Perempuan-Perempuan Jahiliyah yang dahulu” [al-Ahzaab:33]

Yang termasuk diantara tabarruj (berhias diri) ala jahiliyyah adalah memakai khimar (kerudung) di kepalanya namun tidak menutupinya dengan sempurna. Dari sini terlihatlah kalung, anting dan lehernya. Inilah yang dilakukan Perempuan-Perempuan pada jaman Jahiliyah.

3. Berdandan Menyerupai Laki-Laki
Perempuan dilarang berdandan atau berpenampilan seperti laki-laki. Baik dari gaya berpakaian ataupun gaya rambutnya.

Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat Perempuan yang menyerupai laki-laki.” (HR. Al-Jami ash-Shaghir).

4. Memakai Parfum Atau Wewangian
Perempuan dilarang memakai parfum atau wewangian selain untuk suaminya. Hal ini dikarenakan bau parfum memiliki potensi mengundang syahwat.

Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An Nasa’i no. 5129, Abu Daud no. 4173, Tirmidzi no. 2786 dan Ahmad 4: 414. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih.

5. Menghabiskan Banyak Waktu Untuk Berdandan
Seorang muslimah sebaiknya tidak berlama-lama berdandan yang menyebabkan banyak waktu terbuang sia-sia.

“Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang batas waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) dapat memajukannya” (Q.S. Al A’raaf : 34).

6. Berlebih-Lebihan Dalam Berdandan
Allah tidak suka hambanya yang bersikap berlebihan atau boros. Hal ini juga termasuk ketika berdandan, seorang muslimah sebaiknya tidak menguras keuangan untuk membeli kosmetik secara berlebihan.

“… Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS. Al-A‘raaf, 7: 31).

7. Mencabut Alis, Membuat Tato Dan Merenggangkan Gigi
Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat Perempuan yang membuat tato dan meminta ditato, yang mencabut bulu alis dan meminta dicabut, yang merenggangkan gigi dan memperindahnya, serta Perempuan-Perempuan yang mengubah ciptaan Allah.” (HR. Al-Jami ash-Shaghir)

8. Menyambung Rambut
Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat Perempuan yang menyambung rambut dan meminta disambungkan rambutnya.” (HR. Al-Jami’ ash-Shaghir)


Jika 8 hal tadi dilarang, lantas bagaimana cara berdandan yang dibolehkan dalam Islam? Muslimah tidak dilarang untuk berdandan asalkan tidak berlebihan dan mengundang syahwat agar dapat menghindari fitnah. Islam sangat menyarankan untuk seluruh muslimah berdandan dan tampil cantik di depan suaminya.