5 Cara Menasehati Suami Agar Rajin Shalat - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

5 Cara Menasehati Suami Agar Rajin Shalat

Shalat Berjamaah
Menjadi seorang istri merupakan impian semua wanita.Saat menjadi seorang istri anda harus menjalninya dengan sepuas hati dan menjalani kewajiban sebagai istri dengan baik dan benar.Salah satunya adalah membimbing keluarga untuk lebih dekat dengan Allah SWT yakni Shalat. Jika suami anda meninggalkan kewajiban shoat ini, and bertugas untuk mengingatkan kepada sang suami. Anda kebingungan cara menyampaikannya? Berikut ini beberapa cara menasehati suami agar rajin Shalat.

1. Menasehati dengan cara halus.
Hal pertama yang haus anda lakukan saat melakukan cara menasehati suami agar rajin Shalat adalah dengan sopan dan halus. Karena anda adalah seorang istri, anda harus tetap menghormati suami anda dan menghargai sang suami sebagai pemimpin keluarga anda.

Menasehati sang suami dengan sopan dan halus akan membuat hatinya sadar dan luluh untuk menjalankan kewajiban Shalat. Anda juga dapat menyampaikan dalil-dalil Al-Quran tantang wajibnya Shalat beserta azabnya kepada sang suami. Insya Allah suami akan sadar dan rajin dalam beribadah Shalat.

2. Memperingatkan suami akan akhirat.
Cara menasehati suami agar rajin Shalat ini mungkin bisa dibilang cara paling ampuh. Caranya adalah dengan memperingatkan kepada sang suami mengenai perkara akhirat. Menceritakan kembali tentang Yaumul Hisab atau hari perhitungan yang dimana akan ada perhitungan amal perbuatan selama didunia.

Dan amalan Shalat adalah amalan yang pertama kali akan dihitung sat Yaumul Hisab tersebut. Oleh karena itu perbanyaklah Shalat jika ingin selamat pada Yaumul Hisab. Cobalah untuk mengulang-ngulang hal tersebut kepada suami (bukan menyampaikan sebagai ceramah), Insya Allah suami anda akan rajin Shalat.

3. Persiapkan saat ada teman.
Suami tentunyaakan malu jika ada teman namun tidak menjalankan kewajiban untuk Shalat, oleh karena itu lancarkan aksi anda dalam cara menasehati suami agar rajin Shalat saat ad teman sang suami. Persiapkan alat-alat Shalat untuk anda, suami dan teman anda karena saat seperti ini lah saat yang bagus dan tepat membuat suami rajin Shalat.

Lakukan Shalat berjamaah bersama dengan teman suami anda, hal ini akan menjadi awal yang baik agar suami rajin Shalat. Karena tidak mungkin suami menolak disaat ada temannya karena sang suami pasti akan malu. Setelah suami mau, seterusnya anda harus memperingatkan terus saat memasuki waktu Shalat “ayo yah Shalat” atau “jangan lupa Shalat yah”.

4. Mengajaknya mengunjungi tempat yang membuatnya harus Shalat
Ajaklah suami anda ke tempat yang membuatnya harus Shalat seperti kerumah anda, mertua anda atau saudara anda. Karena jika tidak Shalat suami akan malu, sehingga suami akan melakukan Shalat tersebut. Jika cara menasehati suami agar rajin Shalat tidak berhasil, cobalah meminta bantuan orang lain.

Seperti paman, orang tua, mertua, kakak atau siapapun anggota. Sehingga suami akan merasa sungkan, dan sang suami tentunya akan menjalankan Shalat. Jika cara ini berhasil sering-seringlah berkunjung ketempat tersebut agar Shalat menjadi kebiasaan suami.

5. Memberitahukan kepada suami berbagai macam manfaat Shalat.
Sampaikan kepada sang suami beberapa manfaat Shalat sebagai cara menasehati suami agar rajin Shalat terlebih lagi jika sang suami sedang ada masalah. Ini akan sangat ampuh untuk membuat suami rajin Shalat. Seperti.
  • Shalat dapat membuat hati tenang.
  • Shalat berjamaah di Masjid bisa membuat kita rajin Shalat.
  • Shalat mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan.
  • Shalat dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWTShalat membuat kita semakin cinta kepada Allah SWT.

Masih banyak manfaat Shalat lain yang dapat anda sampaikan kepada sang suami. Lakukan cara tersebut dengan sabar agar tidak terjadi pertikaian diantara suami istri, sampaikan dengan lembut jangan menceramahi karena membuat suami merasa tersudutkan.

Banyak sekali cara menasehati suami agar rajin Shalat yang dapat anda lakukan, selain dengan berbagai macam cara diatas anda juga dapat berkonsultasi dengan pak ustad atau bu ustadzah, namun alangkah lebih baik jika anda menceritakan pada orang yang benar bisa dipercaya, karena hal ini juga menjadi aib keluarga. Tidak baik jika mengumbar aib keluarga, terlebih air keluarga sendiri. Semoga cara-cara diatas tadi dapat membuat suami anda rajin beribadah dan membuat rumah tangga anda harmonis.