Apa Benar Suami Yang Tidak Shalat, Istri Otomatis Tertalak? Ini Penjelasannya - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Apa Benar Suami Yang Tidak Shalat, Istri Otomatis Tertalak? Ini Penjelasannya


Shalat adalah salah satu kewajiban umat Islam yang harus dilakukan, bahkan setiap kali seseorang lupa melakukan shalat, dia harus shalat saat mengingat kekhilafannya. Ada pernyataan dalam sebuah dalil yang mengatakan jika suami tidak shalat, maka istrinya akan otomatis tertalak. Agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai hal ini, anda perlu mengetahuinya lebih lanjut. Sehingga tidak terjadi keputusan atau tindakan yang salah.

Shalat sendiri memiliki waktunya masing-masing, dan setiap manusia wajib melakukan shalat pada waktunya, yang menjadi shalat wajib dalam keseharian adalah shalat 5 waktu dan tidak boleh ditinggalkan. Sejatinya, banyak sekali dalil yang mengatakan jika shalat adalah wajib dan tidak boleh ditinggalkan, sudah dengan tegas dan jelas diterangkan.Perkara mengenai istri yang tertalak atau tidak, setiap manusia tetap memiliki kewajiban untuk melakukan shalat.

Apa Benar Suami Yang Tidak Shalat, Istri Otomatis Tertalak? Ini Penjelasannya. Di bawah ini adalah beberapa akibat jika suami tidak shalat.

Gugur semua amalannya
Ada pernyataan berbagai ulama yang mengatakan, seberapapun seseorang rajin beribadah kepada Allah, berkali-kali mejalankan Haji, namun jika dia meninggal dalam keadaan murtad, maka hanyalah neraka yang pantas baginya. Meninggalkan shalat merupakan salah satu tanda kemurtadan, tidak hanya itu saja, saat seseorang meninggalkan shalatnya, maka semua amalannya di dunia sebelumnya akan musnah. Karena sesungguhnya shalat adalah tanggung jawab dan kewajiban utama yang harus dilakukan. Tidak ada gunanya melakukan tanggung jawab dan kewajiban lain, jika kewajiban utamanya ditinggalkan. Shalat adalah tiang agama, wadah dari semua ibadah yang dilakukan, saat tidak memiliki wadah, bagaimana pahala bisa terkumpul.

Haram Istrinya
Umat Islam dilarang menikah dengan orang kafir, salah satu tanda orang kafir adalah dia yang tidak shalat, atau sengaja meninggalkan shalatnya. Jika menikah sudah diharamkan, maka tentu saja istrinya menjadi haram. Seorang yang murtad atau kafir, dalam hal ini adalah tidak menjalankan shalat, maka haram suami atau istrinya.Tidak diperbolehkan menjalin hubungan suami istri sampai bisa bertobat dan memperbaiki shalatnya.

Di dalam Islam, segala amal ibadah bisa diterima jika shalat terjaga dengan baik, dalam hal ini tidak pernah ditinggalkan dan dilakukan dengan penuh keikhlasan.Di dunia ini orang yang menjaga shalatnya dengan baik, pasti bisa menjaga akhlaknya dengan baik juga, tapi mereka yang baik dalam urusan dunia belum tentu baik dalam menjalankan shalat.Bagaimanapun juga, shalat adalah wajib, tidak ada tawar menawar dan sudah jelas dalam berbagai pernyataan.Salah satu tanda orang yang bertaqwa adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Bagaimana bisa disebut bertaqwa jika kewajiban utama dan perintah utama dari Allah sudah ditinggalkan, tidak usah berharap akan ada ibadah lain yang akan diterima.

Haram Menikah
Saat seorang Muslimakan menikah dengan nonmuslim, maka semuanya harus menjadi Muslim terlebih dahulu, baru bisa diterima secara agama. Hal ini juga berkaitan dengan shalat, seorang Muslim yang tidak menjalankan shalat, dengan sengaja meninggalkan shalatnya, maka sama saja menjadi kafir atau murtad. Itu berarti pernikahan yang telah dilaluinya tidak diakui oleh agama dan tentu saja diharamkan.Oleh sebab itu menjaga shalat adalah sebuah kewajiban yang tegas, kalaupun lupa, harus segera menggantinya saat sudah ingat.Sebenarnya Islam sudah memberikan toleransi yang cukup untuk umatnya, namun terkadang banyak orang yang kemudian menganggap sepele perihal menjaga shalat.

Itulah sedikit ulasan mengenai suami yang tidak shalat, bagaimanapun juga seorang suami adalah pemimpin di dalam keluarga.Sebagai seorang pemimpin sudah sepantasnya memberikan suri tauladan yang baik kepada keluarganya, terutama kepada anak dan istrinya.Jika perihal shalat saja ditinggalkan, bagaimana dia bisa memenuhi tanggung jawabnya sebagai suami. Perintah dan tanggung jawab dari Allah saja dia tinggalkan, bagaimana tanggung jawab dengan manusia.

Oleh sebab itu, yang menjadi haram adalah saat seorang suami tidak melakukan shalat atau sengaja meninggalkan shalat, maka akan di hilangkan keislimannya, sehingga dia menjadi kafir karena murtad. Inilah yang menjadi penyebab kenapa seorang istri secara otomatis tertalak, karena kemurtadansuaminya .Semoga ulasan ini bermanfaat untuk anda.


Wallahualam