Inilah Keutamaan dan Pahala Shalat Tarawih Malam Pertama - Renungan Islam | Kisah Inspirasi

Inilah Keutamaan dan Pahala Shalat Tarawih Malam Pertama


Inilah Keutamaan dan Pahala Shalat Tarawih Malam Pertama

Shalat tarawih adalah salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dilaksanakan selama bulan ramadhan. Hukum shalat tarawih di bulan ramadhan adalah sunnah muakkad dan bisa dilaksanakan baik dengan cara berjamaah di masjid atau sendirian di rumah. Tidak hanya bagi pria, wanita juga dianjurkan untuk melaksanakannya meskipun lebih utama jika wanita melaksanakan shalat tarawih di rumah.

Shalat tarawih menjadi kekhasan tersendiri saat bulan ramadhan dan nampaknya puasa ramadhan tidak lengkap tanpa melaksanakan shalat tarawih meskipun shalat tarawih hukumnya sunnah dan tidak menjadi patokan sah atau tidaknya puasa seseorang.

“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Rabb-mu-lah hendaknya kamu berharap.” [Asy-Syarh/94 : 7-8)

“Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari.” (HR Abu Hurairah)

 Keutamaan dan Pahala  Shalat Tarawih Malam Pertama

“Barang siapa qiyamul lail bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) qiyam satu malam (penuh).” [HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Ibn Majah,dan Nasa’i,)

Dan disebutkan dalam hadits lainnya : ‘Barang siapa shalat (tarawih) bersama imam sampai selesai. maka ditulis untuknya shalat satu malam (suntuk).’ (HR abu Dzar)

1. Diampuni segala dosanya
Shalat sunnah tarawih pada malam pertama diampunkan dosa oleh Allah SWT baik dosa yang telah lalu dan dosa sekarang. Rasulullah SAW juga mengatakan bagi siapapun melaksanakan shalat tarawih malam pertama seperti layaknya bayi baru dilahirkan.

Rasulullah SAW bersabda :“Sesungguhnya Ramadhan adalah bulan dimana Allah mewajibkan puasanya, dan sesungguhnya aku menyunnahkan qiyamnya untuk orang-orang Islam. Maka barang siapa berpuasa Ramadhan dan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka ia (pasti) keluar dari dosa-dosanya sebagaimana pada hari ia dilahirkan oleh ibunya. (HR : Ahmad, Ibnu Majah. Al Bazzar, Abu Ya’la dan Abu Hurairah.)

Dalam hadist lainnya Rasulullah SAW bersabda yang artinya : “Barang siapa melakukan qiyam (lail) pada bulan Ramadhan, karena iman dan mencari pahala, maka diampuni untuknya apa yang telah lalu dari dosanya.” (HR Abu Hurairah)

2. Dimantapkan hatinya
Shalat tarawih pada malam pertama sangat dianjurkan untuk dilaksanakan karena pada malam pertama kita akan menetapkan hati kita sebelum memasuki bulan ramadhan. Pada shalat tarawih malam pertama kita sudah mantap untuk melaksanakan segala ibadah dan menyiapkan jasmani serta rohani kita di bulan ramadhan.

3. Penanda awal ramadhan
Shalat tarawih pada malam pertama adalah pertanda bahwa umat muslim pada keesokan harinya akan mulai melaksanakan ibadah puasa ramadhan. Hal ini juga secara tidak langsung merupakan pemberitahuan kepada setiap umat muslim jika ada diantara mereka yang belum mengetahui kapan dimulainya puasa ramadhan. Bulan ramadhan memiliki banyak keistimewaan dan sangat sayang untuk dilewatkan terutam jika melewatinya tanpa melaksanakan shalat tarawih.

4. Dikabulkan doanya
Bulan ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berdoa dan memohon kepada Allah SWT. Doa yang dipanjatkan setelah shalat malam termasuk setelah shalat tarawih pada malam pertama memiliki kesempatan yang besar akan dikabulkan oleh Allah jika doanya dipanjatkan dengan tulus dan ikhlas sebagaimana hadits Rasulullah SAW

“Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” (HR Muslim dan Ahmad)

5. Sarana mendekatkan diri pada Allah SWT
Shalat tarawih sebagaimana shalat malam lainnya dan dikerjakan pada malam pertama hingga berakhirnya bulan ramadhan adalah salah satu sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut

“Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR Ahmad)

6. Mencegah dosa
Seperti yang disebutkan dalam hadits diatas, shalat malam termasuk shalat tarawih pada malam pertama adalah ibadah yang bisa mencegah dosa. Hal ini dikarenakan jika seseorang melaksanakan shalat tarawih maka ia akan menghabiskan waktu untuk beribadah daripada hal-hal lain yang tidak bermanfaat dan bisa jadi merupakan perbuatan maksiat.

Demikian keutamaan shalat tarawih pada malam pertama. Bulan ramadhan akan segera tiba dan kita sebagai umat islam wajib menyambutnya dengan suka cita karena bulan ramadhan adalah bulan yang sangat mulia. Persiapkan segala sesuatu untuk menyambut ramadhan terutama untuk melaksanakan shalat pada malam pertama bulan ramdahan. (sumber Dalam Islam)